Pontianak – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menunjukkan langkah konkret dalam merealisasikan janji-janji kampanye yang disampaikan kepada masyarakat. Memasuki 100 hari kerja, sejumlah program prioritas yang menjadi bagian dari visi pembangunan Kalimantan Barat mulai terealisasi.
“100 hari merupakan langkah-langkah awal kami dalam melakukan kerja-kerja pembangunan. Ibarat olahraga lari, kami sprint untuk merealisasikan program strategis yang sudah direncanakan. Kami berfokus pada program yang berdampak langsung kepada masyarakat,” kata Gubernur Norsan dalam keterangannya, Senin (2/6/2025).
Baca Juga: Keren, Pemkab Mempawah Gratiskan PBB-P2 bagi Objek dengan NJOP di Bawah Rp 25 Juta
Berikut rangkuman capaian-capaian penting Gubernur Norsan dalam 100 hari pertama masa kepemimpinannya:
Subsidi Beasiswa untuk Siswa Sekolah Swasta
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah merealisasikan program subsidi beasiswa bagi siswa yang bersekolah di lembaga pendidikan swasta. Program ini memberikan bantuan sebesar Rp100 ribu per bulan kepada siswa, sebagai bentuk dukungan terhadap pemerataan akses pendidikan dan meringankan beban biaya sekolah yang ditanggung masyarakat.
Langkah ini diapresiasi oleh berbagai pihak, terutama sekolah-sekolah swasta yang selama ini belum mendapatkan alokasi bantuan dari pemerintah.
Walaupun belum mencover semua sekolah yang ada, namun ini menjadi langkah awal keseriusan Ria Norsan meningkatkan pendidikan di Kalbar.
Bandara Internasional Supadio Kembali Beroperasi
Salah satu capaian penting yang juga menjadi sorotan adalah upaya mengembalikan status Bandara Supadio Pontianak sebagai bandara internasional. Pemprov Kalbar secara resmi telah mengajukan surat permohonan kepada Kementerian Perhubungan dan Komisi V DPR RI untuk reaktivasi status internasional bandara tersebut.
“Rencana InsyaAllah bandara kita itu akan dibuka kembali penerbangan dari Pontianak ke Kuching, Kuala Lumpur dan Penang,” kata Norsan, saat ditemui pada 21 Mei 2025 yang lalu.