YOKALBAR -- Sebanyak 36 calon jemaah umroh asal Kabupaten Sambas dan sekitarnya diduga kuat menjadi korban penipuan. 36 calon jemaah umroh ini terlantar di Bekasi.
Awalnya 36 calon jemaah umroh ini dijanjikan akan diberangkatkan pada 10 Maret ke Tanah Suci, namun apa daya dua pekan telah berlalu mereka kini terdampar di Bekasi jauh dari tanah kelahiran di Sambas dan masih sangat jauh dari tanah suci.
Calon jemaah umroh ini dikabarkan telah membayar biaya keberangkatan mulai dari Rp 34 juta hingga Rp 38 juta.
Baca Juga: Jemaah Umroh Asal Sambas Diduga Diterlantar Selama 2 Pekan di Bekasi Jakarta, Warganet Marah Besar
Pembayaran dilakukan kepada seseorang yang mengaku sebagai manajer marketing Biro Perjalanan Umroh PT Rihlah Sofa Amah, yang disebut-sebut bernama Erna dan berasal dari Pemangkat Sambas.
Namun berdasarkan informasi pula jika kemudian ketika calon jemaah ini mengklarifikasi ke biro perjalanan tersebut, didapatkan informasi jika biro perjalanan umroh tersebut tidak pernah membuka cabang di Sambas ataupun memiliki karyawan yang dimaksud.
“Awalnya saya dijanjikan oleh ibu Erna berangkat 10 Maret oleh Ibu Erna asal Pemangkat, dengan rute dari Pemangkat Jakarta Jedah,” kata Riyadi, salah satu calon jemaah umroh sebagaimana dikutip dari tayangan youtube kompastv
Kemudian dijanjikan 18-19 namun kembali tidak jadi, kemudian dijanjikan tanggal 21 kemudian dijanjikan tanggal 23. Janji demi janji ini membuat calon jemaah marah dan sedih.
Artikel Terkait
Cegah Balap Liar, Satlantas Singkawang Patroli Saat Subuh
Jemaah Umroh Asal Sambas Diduga Diterlantar Selama 2 Pekan di Bekasi Jakarta, Warganet Marah Besar
Penjual Lelong di Sambas dan Singkawang Gundah, Antara Isi Perut atau Ditertibkan Petugas
Sebuah Akun Facebook Bantah Telantarkan Jamaah Umrah Asal Sambas di Bekasi, Ancam Polisikan yang Memviralkan
Warga Singkawang Resahkan Knalpot Brong yang Ganggu Ibadah Hingga Curhat ke Polisi