“Kalau saya pribadi sudah ingin pulang, kemudian pulangkan uang kami , jika tidak bisa secara kekeluargaan kami akan menempuh jalur hukum,” kata Riyadi.
Sementara itu sebelumnya ada pembelaan jika ini bukanlah penipuan, Sebuah akun Facebook bernama @Abdul Hameed Ashi membantah menelantarkan jamaah umroh dari Kabupaten Sambas di Bekasi, Jakarta.
Pada postingan tersebut, tertulis bahwa informasi yang beredar di media sosial tentang penipuan dan menelantarkan jamaah umroh itu tidaklah benar.
"Apa yg beredar di media sosial tadi, seperti yg di sampaikan kami melakukan penipuan dan menelantarkan jamaah,itu tidak seperti apa yg di bicarakan di masyarakat banyak,karna smpai skrg jamaa masih berada di hotel menunggu keberangkatan hari Selasa," tulis akun tersebut dikutip YoKalbar, Jumat 24 Maret 2023.
Tak hanya itu, dari postingan tersebut pula dirinya akan menempuh jalur hukum atas pencemaran nama baik setelah kepulangan jamaah dari tanah suci.
"Setelah kepulangan jamaah dr tanah suci yg memposting memviralka saya, memberikan kritik yg tidak baik,yg mengatakan penipuan insyaallah sy akan menempuh jalur hukum atas dasar pencemaran nama baik. terima kasih," tulisnya.
Diberitakan sebelumnya, Sejumlah calon Jamaah Umroh dari Kabupaten Sambas dikabar terkatung-katung di Bekasi, Jakarta selama dua pekan.
Artikel Terkait
Cegah Balap Liar, Satlantas Singkawang Patroli Saat Subuh
Jemaah Umroh Asal Sambas Diduga Diterlantar Selama 2 Pekan di Bekasi Jakarta, Warganet Marah Besar
Penjual Lelong di Sambas dan Singkawang Gundah, Antara Isi Perut atau Ditertibkan Petugas
Sebuah Akun Facebook Bantah Telantarkan Jamaah Umrah Asal Sambas di Bekasi, Ancam Polisikan yang Memviralkan
Warga Singkawang Resahkan Knalpot Brong yang Ganggu Ibadah Hingga Curhat ke Polisi