Penjual Lelong di Sambas dan Singkawang Gundah, Antara Isi Perut atau Ditertibkan Petugas

photo author
Saputra Yokalbar, YoKalbar
- Jumat, 24 Maret 2023 | 19:23 WIB
SEPATU LELONG (SEPATU LELONG)
SEPATU LELONG (SEPATU LELONG)

YOKALBAR - Penjual lelong di Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat sedang gundah gulana, pasalnya pemerintah sedang fokus memberantas barang pakaian dan sepatu bekas yang berasal dari luar negeri.

Jika seperti ini, mereka khawatir dengan kelangsungan lahan mereka mencari nafkah.

“Tidak semuanya itu ‘partai’ besar, banyak yang sekadar jualan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari,” kata Jo, bukan nama sebenarnya.

"Banyak macam alasan ndak boleh jualan lelong, tapi kamek pun ade alasan isi perut supaye tetap harus jualan," kata Jo

Baca Juga: Miris, Aplikasi Si Hebat Singkawang yang Tak Lagi Hebat

Baca Juga: Jemaah Umro Asal Sambas Terlantar Selama 2 Pekan di Bekasi Jakarta, Warganet Marah Besar

Baca Juga: Berhasil Ungkap Kasus Pencurian, Joker Tangkap Pemuda Asal Pontianak

Jo adalah penjual lelong, lelong adalah bahasa melayu ‘slang’ terhadap bentuk thrifting. jual beli barang bekas yang biasanya dalam bentuk pakaian, tas dan sepatu atau pernak pernik bekas lainnya.

Jo mengkhususkan dirinya dalam menjual produk sepatu, di rak jualannya aneka merk luar negeri mulai dari nike, adidas, puma dan lainnya berjejeran menanti pembeli.

“Sekarang hanya habiskan stok saja, memang biasanya setiap mau lebaran atau mau tahun baru, barang akan sulit masuk, tetapi ini sudah ditambah dengan instruksi Presiden segala macam, alamat gulung tikar nih,” kata Jo

"Tapi sampai sekarang belum ada razia, cuman ya kitanya jadi was-was," katanya

Sementara itu, salah satu distributor lelong mengaku khawatir dan lebih memilih tiarap.

Baca Juga: Polisi Periksa Importir Ribuan Bal Lelong

Baca Juga: Inilah 8 Nama Neraka Yang Wajib Anda Ketahui, Siapa Saja Penghuninya

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Saputra Yokalbar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X