“Tak beranilah, barang kemarin masih bisa masuk, tapi daripada jadi tumbal, mending diam-diam puasa di rumah,” kata Pisa, bukan nama sebenarnya.
Pisa, bukanlah distributor besar lelong, namun dirinya memiliki akses ke luar negeri, kadang dirinya ke luar negeri membeli sejumlah koli lelong untuk dibawa masuk kedalam negeri.
“Ya begitulah cara masuknya, tau sama tau lah kita ada banyak pintu yang harus kita menghadap,” katanya.
Pisa biasa membawa lelong ke Sambas dan Kota Singkawang ataupun kota lainnya tergantung pesanan yang dirinya dapatkan.
Pisa berharap pemerintah punya solusi terhadap masalah ini, lantaran di Sambas saja ada ribuan orang yang mencari nafkah dari menjual barang lelong.
“Mau cari makan dimana nanti orang-orang, atau harus kayak dulu lagi jadi TKI Ilegal,” katanya sewot.
Artikel Terkait
Bulan Ramadhan Merupakan Gudang Pahala, Berikut Amalannya
Ratusan Bal Sepatu Lelong Ditangkap Bea Cukai
Tank Amfibi Vietnam Selamatkan Warga Terseret Arus Banjir
Polisi Periksa Importir Ribuan Bal Lelong
Gubernur Kalbar Sutarmidji Imbau ASN Bijak Bermedsos "Kalau Tidak Penting, Tidak Di Publish,"