YOKALBAR - Layanan permohonan pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singkawang diserbu masyarakat.
Sejak kembali membuka layanan pada Rabu 26 April 2023 kemarin seusai bulan suci Ramadan, Kantor Imigrasi Singkawang dipenuhi pemohon.
Ratusan pemohon tersebut langsung menghabiskan kuota antrean paspor yang berjumlah 250 di hari itu.
Baca Juga: Kelakuan Wartawan Abal-Abal Meresahkan, Begini Cara Menghadapinya Salah Satunya Lapor Polisi
"Jumlah pemohon meningkat, kuota 250 antrean paspor kemarin langsung habis. Hari ini (Jumat siang) sudah 200-an yang antre," ucap Herry Pranowo, Kasi Teknologi Infomasi dan Komunikasi Keimigrasian Singkawang.
Dalam memaksimalkan layanan paspor bagi masyarakat, Kantor Imigrasi Singkawang juga meniadakan jam istirahat untuk pelayanannya.
Sebagai gantinya, kantor Imigrasi Singkawang menerapkan sistem shift untuk para pegawainya agar tetap dapat beristirahat.
Baca Juga: Sebuah Tulisan dari Anggota PPS Singkawang 'Pantarlih dan E-Coklit Data Pemilih Pemilu 2024'
Meski begitu, kantor Imigrasi Singkawang juga tetap menerapkan layanan jemput bola bagi pemohon yang tak dapat datang ke kantor Imigrasi Singkawang.
Layanan jemput bola ini biasanya diberikan kepada pemohon yang berhalangan hadir dikarenakan sakit.
Selain itu, pelayanan yang diberikan Kantor Imigrasi Singkawang memang tampak begitu maksmal.
Baca Juga: Wakapolri Pantau Kesiapan Pengamanan KTT Asean di Labuan Bajo
Pemohon diberi kenyamanan selama menunggu antrean untuk dipanggil, dengan fasilitas kursi sofa dan jumlah kursi yang banyak.
Artikel Terkait
Selamat Hari Raya Idul Fitri dari Perumda AMGP Kota Singkawang
289 Napi di Lapas Singkawang Dapat Remisi, 1 Diantaranya Bebas
Ditinggal Lebaran ke Pontianak, Rumah 2 Lantai di Singkawang Ludes Terbakar
Dijemput Langsung Kapolda Kalbar, 108 Peserta Balik Mudik Presisi Asal Singkawang dan Sambas Antusias
Mantan Pemilik Lahan Klarifikasi Isu Penyerobotan Lahan di Sagatani Singkawang
11 TKI Asal Singkawang Disiksa di Myanmar, Pemkot Upaya Pulangkan
11 TKI Asal Singkawang Disiksa di Myanmar, Bukti Pentingnya Jadi TKI yang Legal
Pak Ivan Angkat Bicara Soal 11 TKI Asal Singkawang Diduga Disiksa di Myanmar, Ternyata Pernah Minta Bantuannya
Sebuah Tulisan dari Anggota PPS Singkawang 'Pantarlih dan E-Coklit Data Pemilih Pemilu 2024'
250 Per Hari, Kuota Antrian Paspor di Kantor Imigrasi Singkawang Kembali Semula Usai Ramadan