Edi mengungkapkan, banyak warga prasejahtera yang berhasil naik statusnya menuju sejahtera berkat program bantuan dari Dinsos Kota Pontianak.
Namun, ia juga tidak mengabaikan kenyataan bahwa ada oknum anggota tim bantuan sosial yang memanfaatkan situasi dengan lebih dahulu membantu keluarganya tanpa mengikuti standar dan prioritas yang telah ditetapkan.
"Kami pernah mengalami situasi tersebut saat pandemi COVID. Data yang tercatat tidak selalu akurat dengan kondisi di lapangan," ujarnya.
Kepala Dinsos Kota Pontianak, Trisnawati, menambahkan bahwa seluruh tim supervisor, fasilitator SLRT, dan TKSK akan bergerak menyesuaikan laporan dari masyarakat dan temuan dari para fasilitator sendiri. Penyelenggara kesejahteraan sosial akan mendapatkan pengetahuan tambahan tentang kesejahteraan sosial melalui agenda sosialisasi yang dilaksanakan oleh pihaknya.
Hasil pemantauan mereka menunjukkan bahwa masih ada masyarakat yang belum memiliki Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Padahal, jika dievaluasi lebih lanjut, masyarakat yang belum mendapatkan PBI tersebut sebenarnya masuk dalam kategori miskin.
"Para peserta terdiri dari empat orang TKSK, 36 orang fasilitator yang berada di setiap kelurahan, serta 20 orang Puskesos yang baru terbentuk di sepuluh kelurahan," ungkapnya.
Tina, sebutan akrabnya, mengajak para peserta untuk terus mencatat dan melaporkan kepada pihaknya jika menemukan masyarakat kurang mampu yang belum terdaftar sebagai penerima PBI dari APBD dan APBN. Ia menjelaskan bahwa masih tersedia kuota untuk beberapa ribu penerima PBI di Kota Pontianak.
"Kami berharap bapak dan ibu aktif dalam memberikan data tersebut kepada Dinas Sosial, sehingga kami dapat segera mengambil tindakan lanjutan," tutupnya.
Artikel Terkait
Baru Berusia 23 Tahun, Pengedar Narkoba di Singkawang Diringkus Polisi
Sembunyikan 6 Butir Ekstasi di Kotak Kue, Pemuda di Singkawang Diringkus Polisi
25 Napi di Lapas Singkawang Disunat, Kerjasama Lapas dan Dinkes
3 Tersanga Kasus Narkoba di Singkawang Diringkus, 1 Diantaranya DJ yang Biasa Tampil di Sebuah THM Jalan Tani