YOKALBAR - Sebanyak 30 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan Petugas Lapas Kelas IIB Singkawang dites urine.
Tes urine ini dilakukan dalam kegiatan penyuluhan yang digelar di Lapas bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Singkawang.
Hasilnya, puluhan WBP dan petugas Lapas tersebut negatif narkoba.
Baca Juga: Turap Sungai di Singkawang Ambruk, Kabid SDA PUPR Blak-blakan Ungkap Penyebabnya
Menurut penuturan Kepala Lapas (Kalapas) Singkawang, Priyo Tri Laksono kegiatan ini merupakan wujud sinergitas dan bentuk kerjasama sebagai upaya deteksi dini dalam pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di lingkungan Lapas dengan keterlibatan BNN Singkawang.
Hal ini menjad komitmen Lapas dan BNN untuk bersama-sama dalam menggelorakan anti narkoba di lingkungan Lapas.
Baca Juga: Pemerintah Berikan Layanan Prioritas Bagi Korban Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu
"Lapas Singkawang bekerjasama dengan BNN Kota Singkawang dalam upaya deteksi dini dan pencegahan pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang dilakukan dengan penyuluhan dan tes urine kepada warga binaan, dan hasil tes tersebut 30 orang negatif," terang Priyo.
Perlu diketahui, alat tes urine yang digunakan berasal dari pembagian Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang dapat mengukur minimal 10 parameter, yaitu Amphetamine (AMP), Methamhetamine (MET), Marijuana (THC), Benzodiazepines (BZO), Opiates (OPI), Carisoprodol (SOMA), Cocaine (COC), Methylenedioxymethamphetamine (MDMA, Methadone (MTD), dan Phencyclidine (PCP). (*)
Artikel Terkait
289 Warga Singkawang Berhasil Diselamatkan Polisi Usai Menangkap 4 Pengedar Narkoba
Kabag Ops Polres Singkawang Ajak Masyarakat Perangi Narkoba: Musuh Kita Bersama
Kemenkeu Dorong Perumahan Ramah Lingkungan
Pemerintah Berikan Layanan Prioritas Bagi Korban Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu
Turap Sungai di Singkawang Ambruk, Kabid SDA PUPR Blak-blakan Ungkap Penyebabnya