kalbar

BPBD Kalbar: Banjir di Pancaroba dan Teluk Bakung Belum Surut, Minta Data Korban Harus Segera Diperbarui

Selasa, 11 Maret 2025 | 03:46 WIB
Banjir rendam jalur trans Kalimantan (YOKALBAR )

 

YOKALBAR PONTIANAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Barat meminta pemerintah desa untuk segera memperbarui data warga terdampak banjir di Desa Pancaroba dan Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang.

Hujan deras yang terus mengguyur sejak Minggu (9/3/2025) siang berpotensi memperparah kondisi banjir, dengan ketinggian air di beberapa titik jalan mencapai 100 cm.

Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Kalbar, Daniel, mengungkapkan bahwa kemacetan di Jalan Trans Kalimantan masih terjadi, meskipun mulai berkurang karena kendaraan telah dialihkan melalui Sungai Pinyuh sebagai jalur alternatif.

Baca Juga: Transportasi Tersendat Akibat Banjir Pancaroba, Begini Pantauan BPBD Kalbar

Baca Juga: Mitigasi Banjir di Pancaroba dan Teluk Bakung: BPBD Kalbar Usulkan Waduk dan Pengerukan Parit

“Banjir masih merendam jalan dan berpotensi naik. Kami mengimbau masyarakat, terutama pengguna jalan, untuk tidak nekat melintas dan mencari jalur alternatif,” ujarnya.

Daniel menegaskan bahwa Pemprov Kalbar telah membahas langkah penanganan jangka pendek dan jangka panjang untuk mengatasi banjir di wilayah tersebut. Sementara itu, ia juga meminta kepala desa segera mengirimkan data warga terdampak kepada camat, yang nantinya akan diteruskan ke BPBD Kubu Raya dan BPBD Provinsi.

“Semakin cepat data diterima, semakin cepat pula bantuan dan langkah penanganan bisa dilakukan,” tegasnya.

BPBD Kalbar mengingatkan warga di sekitar lokasi banjir untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas guna menghindari risiko yang lebih besar.

Tags

Terkini