kalbar

Gubernur Norsan: Gotong Royong Menyatukan Masyarakat dan Membangun Kebersamaan yang Kuat

Kamis, 31 Juli 2025 | 22:41 WIB
Gubernur Norsan Ajak Masyarakat Hidupkan Kembali Budaya Gotong Royong (yokalbar )


YOKALBAR LANDAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong yang kini mulai memudar.

Ajakan ini disampaikan saat pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) di Kabupaten Landak, Kamis (24/7/2025).

Menurut Norsan, gotong royong merupakan warisan nenek moyang yang telah menjadi perekat sosial masyarakat.

Pemerintah provinsi sebagai pihak yang memimpin pencanangan BBGRM memiliki tanggung jawab dalam mendorong pelestarian budaya tersebut.

Baca Juga: Polres Inhil Tangkap Pelaku Penganiayaan Brutal di Depan RSUD Puri Husada Tembilahan

Baca Juga: Imigrasi Tanda Tangani Pakta Integritas, Ikrar Pelayanan Publik yang Profesional dan Akuntabel

"Peran pemerintah untuk mengajak kembali masyarakat, khususnya di Landak ini untuk menghidupkan kembali gotong royong," jelasnya.

Norsan menilai, semangat gotong royong di tengah masyarakat mulai melemah. Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan semua pihak, termasuk pemerintah dan stakeholder untuk mengembalikannya.

"Karena apa, dulu apa pun kegiatan dilakukan dengan gotong royong. Sehingga silaturahmi terjalin terus," jelasnya.

Ia menegaskan, gotong royong adalah cara menyatukan masyarakat dan membangun kebersamaan yang kuat.

"Gotong royong ini adalah cara menyatukan masyarakat antara satu dan lainnya," ujarnya.

Dalam momentum BBGRM ini, pemerintah provinsi menggagas sejumlah program strategis untuk membangkitkan kembali budaya gotong royong.

Beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain pemberian bantuan sembako, pemeriksaan kesehatan gratis, serta penanaman pohon bersama.

"Kegiatan-kegiatan ini, membutuhkan peran bersama masyarakat dalam konstruksi gotong royong," ujarnya.

Halaman:

Terkini