Namun berdasarkan informasi pula jika kemudian ketika calon jemaan ini mengklarifikasi ke biro perjalanan tersebut, didapatkan informasi jika biro perjalanan umroh tersebut tidak pernah membuka cabang di Sambas ataupun memiliki karyawan yang dimaksud.
“Awalnya saya dijanjikan oleh ibu Erna berangkat 10 Maret oleh Ibu Erna asal Pemangkat, dengan rute dari Pemangkat Jakarta Jedah,” kata Riyadi, salah satu calon jemaah umroh sebagaimana dikutip dari tayangan youtube kompastv
Kemudian dijanjikan 18-19 namun kembali tidak jadi, kemudian dijanjikan tanggal 21 kemudian dijanjikan tanggal 23. Janji demi janji ini membuat calon jemaah marah dan sedih.
“Kalau saya pribadi sudah ingin pulang, kemudian pulangkan uang kami , jika tidak bisa secara kekeluargaan kami akan menempuh jalur hukum,” kata Riyadi.
Sementara itu sebelumnya ada pembelaan jika ini bukanlah penipuan, Sebuah akun Facebook bernama @Abdul Hameed Ashi membantah menelantarkan jamaah umroh dari Kabupaten Sambas di Bekasi, Jakarta.
Pada postingan tersebut, tertulis bahwa informasi yang beredar di media sosial tentang penipuan dan menelantarkan jamaah umroh itu tidaklah benar.
"Apa yg beredar di media sosial tadi, seperti yg di sampaikan kami melakukan penipuan dan menelantarkan jamaah,itu tidak seperti apa yg di bicarakan di masyarakat banyak,karna smpai skrg jamaa masih berada di hotel menunggu keberangkatan hari Selasa," tulis akun tersebut dikutip YoKalbar, Jumat 24 Maret 2023.
Tak hanya itu, dari postingan tersebut pula dirinya akan menempuh jalur hukum atas pencemaran nama baik setelah kepulangan jamaah dari tanah suci.