"Agar kita semua tidak menyerah, tidak berdiam diri melihat hal-hal yang secara terbuka, secara telanjang, dipertontonkan kepada kita semua dan betul-betul sedang mengancam keberlangsungan dari demokrasi Indonesia ke depan," tandas Karaniya.
Keputusan Prof. Mahfud MD untuk mundur dari jabatan Menko Polhukam bukan hanya tindakan formal, melainkan kritik moral yang menggugah.
Melalui kekuatan moralnya, Prof. Mahfud ingin menginspirasi perubahan dan memastikan keberlanjutan demokrasi yang jujur dan adil di Indonesia.
Artikel Terkait
Cerita Mahfud MD Diancam Oleh Jenderal Bintang 3 Karena Bongkar-bongkar Korupsi
Tak Terima Namanya Dikait-kaitkan, Mahfud MD Tegas Bilang Media Ini Bikin Berita Bohong Alias Hoax
Menteri Mahfud MD dan Yasonna Laoly Berdialog dengan Mantan Mahasiswa Ikatan Dinas (MAHID) di Belanda
Buka Rakercab PDIP di Kota Singkawang, Lasarus Fokus Bahas Pilpres Menangkan Ganjar Mahfud
Merangkul Pemuda di Bandung: TPN Ganjar Mahfud 'Merumput' Sambil Bebersih Sungai Cikapundung