WNI Terjebak di Myanmar Presiden Joko Widodo Sebut Mereka Korban TPPO, Adakah yang Berasal dari Kalbar

photo author
Saputra Yokalbar, YoKalbar
- Sabtu, 6 Mei 2023 | 13:44 WIB
Presiden Joko Widodo (YoKalbar)
Presiden Joko Widodo (YoKalbar)

 

 

YOKALBAR -- Sebanyak 11 warga Singkawang terjebak di Myanmar, mereka tidak bisa pulang dan dipaksa bekerja disana untuk melakukan kejahatan penipuan investasi bodong.

 

Mereka berusaha pulang namun seluruh dokumen keimigrasian mereka ditahan oleh si-pemberi kerja. Awalnya mereka dijanjikan bekerja sebagai marketing di Thailand, namun kemudian ditipu dan dibawa ke Myanmar.

 

Hal ini juga telah mendapatkan atensi dari pemerintah pusat. PJ Wali Kota Singkawang Sumastro menuturkan pihaknya turin melakukan komunikasi dengan KBRI (Kemenlu) terkait proses upaya pemulangan warga Singkawang ini.

"Kita terus berkomunikasi dengan pihak KBRI kita berharap mereka dapat pulang dengan selamat," kata Sumastro saat mengunjungi salah satu rumah korban tersebut di Singkawang di penghujung April 2023.

PJ Walikota Singkawang Sumastro Kunjungi Keluarga WNI yang Terjebak di Myanmar
PJ Walikota Singkawang Sumastro Kunjungi Keluarga WNI yang Terjebak di Myanmar (Yokalbar)

 Baca Juga: Begini Awal Mula Berangkatnya Pekerja Migran Asal Singkawang Hingga Disekap di Myanmar

Baca Juga: Pj Wako Sumastro Ungkap Kendala Pulangkan 11 PMI Asal Singkawang di Myanmar

Sementara itu berdasarkan data pemerintah pusat, sebanyak 20 WNI kini terjebak di negara yang sedang mengalami perang sauadara antara pemerintahan yang sah dibawah kepemimpinan junta militer dengan warga yang berjuang untuk pemerintahan yang lebih demokratis.

 

Melalui website, Sekretariat Kabinet Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa pemerintah tengah berupaya untuk mengevakuasi 20 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Myanmar.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Saputra Yokalbar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X