"Agar kita semua tidak menyerah, tidak berdiam diri melihat hal-hal yang secara terbuka, secara telanjang, dipertontonkan kepada kita semua dan betul-betul sedang mengancam keberlangsungan dari demokrasi Indonesia ke depan," tandas Karaniya.
Keputusan Prof. Mahfud MD untuk mundur dari jabatan Menko Polhukam bukan hanya tindakan formal, melainkan kritik moral yang menggugah.
Melalui kekuatan moralnya, Prof. Mahfud ingin menginspirasi perubahan dan memastikan keberlanjutan demokrasi yang jujur dan adil di Indonesia.