YoKalbar, Pontianak - Gubernur Kalimantan Barat, Norsan, dilantik sebagai Pembina Ikatan Keluarga Besar Madura (IKBM) Kalbar dalam acara halal bihalal dan pelantikan pengurus baru di Pendopo Gubernur Kalbar, pada Kamis, 24 April 2025.
Ia menegaskan pentingnya menjaga persatuan lintas suku dan etnis demi kemajuan bersama.
Ia menyebut Koalisi Merah Putih yang kini dihuni 24 suku di Kalbar sebagai kekuatan besar yang harus dirawat dan digerakkan.
Baca Juga: Gubernur Ria Norsan Optimis Kalbar Mampu Dukung Kemandirian Pangan Nasional
Baca Juga: Waterfront Sambas Mangkrak, Ria Norsan 'Harus Selesai 2027'
“Kita harus bersatu padu dan berdedikasi untuk negara. KBM harus jadi motor penggerak kontribusi nyata untuk bangsa,” kata Norsan.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas amanah yang diberikan sebagai pembina IKBM, dan menegaskan komitmennya untuk mendukung masyarakat Madura dan seluruh elemen di Kalbar.
Menanggapi kasus penyiraman yang menimpa warga bernama Pak Ahmad, Norsan mendesak aparat hukum bertindak cepat dan tegas terhadap pelaku.
“Ini soal keadilan. Hukum harus ditegakkan tanpa kompromi,” tegasnya.
Terkait permintaan rehabilitasi Rumah Adat Madura di Selat Panjang, Norsan menyatakan siap mendukung penuh melalui bantuan dari sektor pertanian.
Terakhir, ia mengapresiasi kontribusi masyarakat Madura di berbagai bidang dan menegaskan bahwa pembangunan Kalbar harus melibatkan semua pihak.
“Dengan kekuatan 24 suku yang tergabung, Kalimantan Barat akan kita bangun bersama – adil, kuat, dan sejahtera,” tutupnya.