“Kami hanya dapat memahami situasi ini sepenuhnya jika kami menempatkan diri pada posisi mereka,” kata Saifuddin.
Saifuddin mengatakan, tindakan yang dilakukan sesuai dengan situasi yang mereka hadapi namun harus tetap mematuhi SOP.
Termasuk penggunaan senjata api dan protokol lainnya dalam tugas tersebut.
5 WNI Diduga Terlibat dalam Kasus Penyelundupan Orang
Saifuddin mengatakan dari penyidikan kepolisian, orang-orang asing yang ada di atas kapal dan terlibat dalam insiden berkaitan dengan kegiatan penyelundupan migran.
“Penyelidikan polisi sedang berlangsung dan mereka telah menangkap seseorang yang bertindak sebagai 'pengangkut' beberapa hari setelah kejadian,” jelas Saifuddin.
Polisi Selangor kemudian mengkonfirmasi bahwa provokasi dilakukan oleh sekelompok imigran Indonesia yang tidak berdokumen.
Info 5 WNI Korban Penembakan dan 1 WNI yang Ditahan
Dari hasil penyidikan aparat, 5 WNI tersebut adalah Pekerja Migran Indonesia atau PMI yang menggunakan jalur ilegal.
Korban meninggal dunia pertama dengan inisial B dinyatakan sudah dimakamkan di kampung halamannya di Riau.
Kemudian korban dengan inisial HA dan MZ berasal dari Riau adalah dua orang yang kondisinya stabil dan bisa memberikan keterangan sejak awal insiden.
Keduanya adalah korban yang membantah adanya tindakan penyerangan kepada aparat APMM.
Kemudian MH berasal dari Aceh sudah dirawat di kamar biasa setelah sebelumnya dirawat di kamar intensif.
Disebutkan juga jika kepolisian Malaysia mencari 2 orang WNI yang diduga memiliki kaitan dengan insiden penembakan.
Mengutip dari Malay Mail, aparat Malaysia telah melakukan penahanan terhadap satu orang WNI pada Sabtu, 1 Februari 2025 malam waktu setempat.
Artikel Terkait
Kilas Balik Skandal Korupsi Harvey Moeis yang Sebelumnya Divonis 6,5 Tahun hingga Dinilai Sopan, Kini Diberatkan di Tingkat Banding!
Mantan Suami Barbie Hsu Dikabarkan Terlilit Hutang Rp2,3 Triliun Jadi Alasan DJ Koo Berani Ambil Tindakan Hukum Melindungi Warisan Dua Anak Sambungnya
Hakim Vonis Bebas Terdakwa Cabul Cucu, KPAID Kubu Raya Pertanyakan Putusan Hakim
Heboh ! Pengecara Sigap Laporkan Konten Medsos Atas Dugaan Pelecehan Simbol Kesultanan Sambas
Kronologi Kasus Vadel Badjideh: Dugaan Persetubuhan dan Pemaksaan Aborsi terhadap Anak Nikita Mirzani