Terungkap! Ini Motif Pria di Pati Nekat Rusak Balai Desa Langse

photo author
Sulandra, YoKalbar
- Kamis, 29 Mei 2025 | 13:08 WIB
Caption: Polisi tangkap pelaku perusakan Balai Desa Langse, Kecamatan Margorejo, Pati. (istimewa)
Caption: Polisi tangkap pelaku perusakan Balai Desa Langse, Kecamatan Margorejo, Pati. (istimewa)

YOKALBAR - Balai Desa Langse, Kecamatan Margorejo, Pati, menjadi sasaran aksi pengrusakan. Insiden ini terungkap setelah Kepala Desa Langse melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Polsek Langse. Tim Satreskrim Polresta Pati segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolresta Pati AKBP Jaka Wahyudi melalui Kasat Reskrim Polresta Pati AKP Heri Dwi Utomo menjelaskan dari hasil olah TKP, petugas menemukan sejumlah bukti pengrusakan yang signifikan. Tercatat ada enam proyektil gotri dan enam pecahan kaca yang berserakan di sekitar balai desa. Temuan ini menjadi petunjuk awal bagi polisi dalam mengidentifikasi modus operandi pelaku, jelasnya.

Gerak cepat aparat kepolisian membuahkan hasil. Hanya berselang beberapa jam setelah laporan diterima, salah satu tersangka berhasil diamankan. Pelaku ditangkap di kediamannya pada Rabu (28/5/2025) sekitar pukul 24.00 WIB. Penangkapan ini menjadi langkah awal dalam mengungkap kasus pengrusakan fasilitas publik ini, ungkap AKP Heri.

Baca Juga: Ngeri! Pelaku Begal di Serdang Bedagai Sayat Leher Kang Ojek Dengan Pisau Cutter, Terungkap Dalam Rekonstruksi

Berdasarkan keterangan awal dari pelaku, pengrusakan Balaidesa Langse dipicu oleh masalah pemadaman listrik. Hal ini cukup mengejutkan mengingat tindakan pengrusakan yang dilakukan cukup serius. Petugas masih mendalami kaitan antara motif tersebut dengan aksi yang dilakukan pelaku, tambah AKP Heri.

AKP Heri menegaskan aksi pengrusakan hanya dilakukan di satu tempat, yaitu di Balai Desa Langse. Namun, pengembangan kasus akan tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada lokasi lain yang menjadi target. hingga saat ini, polisi baru mengamankan satu orang tersangka ADK (35). Pelaku diketahui berasal dari Desa Langse sendiri. Petugas masih akan terus melakukan pengembangan kasus untuk memastikan apakah ada pihak lain yang terlibat dalam aksi pengrusakan balai desa ini, tegasnya.

Adapun alat yang digunakan pelaku dalam melancarkan aksinya adalah ketapel. Penggunaan ketapel dengan proyektil gotri menjelaskan penyebab pecahnya kaca dan ditemukannya gotri di lokasi kejadian. Alat ini memungkinkan pelaku untuk melakukan pengrusakan dari jarak tertentu. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sulandra

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X