Di Tengah Krisis Pupuk Global, Prabowo Justru Pangkas Harga 20% untuk Petani

photo author
Turnado, YoKalbar
- Senin, 4 Mei 2026 | 11:06 WIB
Pemerintah menurunkan harga pupuk bersubsidi di tengan krisis pupuk global.(Foto: Bakom RI)
Pemerintah menurunkan harga pupuk bersubsidi di tengan krisis pupuk global.(Foto: Bakom RI)

Cadangan beras pemerintah telah melampaui 5 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah.

Angka ini menjadi bantalan strategis untuk menjamin ketersediaan pangan nasional dalam berbagai skenario tekanan, baik akibat gangguan iklim maupun gejolak rantai pasokan global.

Capaian tersebut merupakan hasil dari kebijakan produksi yang konsisten, termasuk program pompanisasi, perluasan areal tanam, serta penguatan penyerapan gabah oleh Bulog.

Dengan cadangan sebesar ini, Indonesia tidak hanya mampu menjaga stabilitas harga pangan domestik, tetapi juga memiliki posisi yang lebih kuat dibandingkan negara-negara lain yang tengah menghadapi tekanan akibat krisis pupuk dan anomali cuaca.

“Inilah bukti nyata dari ketepatan visi dan keberanian Presiden Prabowo dalam mengambil keputusan strategis demi kepentingan petani nasional,” tegas Mentan Amran.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional di tengah ketidakpastian global.

Melalui kebijakan yang terukur dan respons yang cepat, petani Indonesia diharapkan tetap mampu berproduksi dan menjadi pilar utama ketahanan pangan nasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Turnado

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X