Saddam Hussein (Irak) Diketahui, Saddam Hussein ditangkap oleh pasukan AS pada 2003 setelah invasi AS ke Irak.
"Alasan resminya adalah tuduhan bahwa rezimnya memiliki senjata pemusnah massal (WMD) dan mendukung aksi teror," tulis postingan yang sama.
"Klaim ini menjadi dasar invasi tetapi senjata tersebut tidak pernah ditemukan," sambungnya.
Meski demikian, Saddam ditangkap dan kemudian diadili oleh pengadilan Irak atas kejahatan terhadap kemanusiaan.
Manuel Noriega (Panama) Pemimpin militer dan penguasa de facto Panama ini juga menjadi tokoh yang pernah ditangkap pasukan AS.
Hal itu terjadi setelah AS menginvasi Panama (Operasi Just Cause) dengan alasan Noriega dakwa atas narkotika, pencucian uang, dan racketeering.
"Serta karena konflik politik (membatalkan hasil pemilu dan kekacauan domestik). Dia akhirnya diadili dan dihukum di AS," ungkapnya.
Emilio Aguinaldo (Filipina) Aguinaldo, Presiden pertama Republik Filipina ditangkap oleh pasukan Amerika pada 1901.
Penangkapan tersebut diketahui terjadi selama Perang Filipina-AS karena memimpin perlawanan terhadap pendudukan AS setelah perang Spanyol-AS.
Penangkapannya membuat gerakan kemerdekaan Filipina merosot dan menandai berakhirnya Republik Filipina pertama.***
Artikel Terkait
Perundingan Damai di Gaza ala Trump-Netanyahu Temui Jalan Terjal, Kini Peringatkan Hamas yang Enggan Ikut Lucut Senjata
Usai Jadi Jawara Wali Kota New York, Zohran Mamdani Minta Donald Trump Keraskan Suara Kritikan
AS Lakukan Aksi Balasan, Gempur Besar-besaran Target ISIS di Negara Arab
Iran Klaim Tetap Produksi Rudal yang Mampu Menembus Pertahanan Israel
Ukraina Tembakkan Rudal Storm Shadow, Rusia Balas dengan Serangan Drone