Perjuangan Mengajar di SDN Inpres 3 Terpencil Bainaa Sulteng, Harus Jalan Kaki 7 Km dengan Medan Menantang

photo author
Turnado, YoKalbar
- Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:18 WIB
Perjuangan untuk mengajar ke SDN Inpres 3 Terpencil Bainaa di Parigi Moutong, Sulteng. (Instagram/najib_nadir)
Perjuangan untuk mengajar ke SDN Inpres 3 Terpencil Bainaa di Parigi Moutong, Sulteng. (Instagram/najib_nadir)

Menilik dari kolom komentar, ia berharap ada bantuan yang segera diturunkan oleh Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.

“Yang terhormat Bapak Bupati Parigi Moutong, mohon bantuannya. Bantu kami tag pemerintah terkait dan semoga bisa mendapat perhatian,” tulisnya.

“Sekolah ini cuma satu dari sekian banyak sekolah terpencil yang tidak dapat tunjangan terpencil sebab status desa berubah jadi berkembang,” lanjutnya.

Akses yang sulit tersebut juga menjadi tantangan bagi pengajaran di sekolah terpencil.

“Tolong pemerintah kabupaten untuk atensinya, karena ini jalurnya berat bagi rekan-rekan sejawat kami untuk mendidik anak-anak di pelosok wilayah ini,” sambungnya.

Menuai Dukungan dan Empati Warganet

Unggahan tersebut lantas menuai perhatian dari warganet yang turut memberikan dukungan melalui kolom komentar.

Beberapa komentar dari warganet seperti, “Demi pendidikan dan generasi penerus, semangat untuk berproses,” tulis akun @age******4

“Orang-orang hebat dan keren, semoga selalu sehat jiwa raga dan lancar serta berkah rezekinya,” tulis akun @feb****i

“Kalian orang-orang hebat, guru-guru yang tulus mencerdaskan dan mendidik anak bangsa,” tulis akun @sri****y

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Turnado

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X