Yokalbar - Sebuah minimarket Alfamart di Jalan Sisingamaraja, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, menjadi lokasi dari kejadian pencurian dengan kekerasan atau biasa disebut perampokan.
Dilansir yokalbar.com aksi nekad perampok itu membahayakan karena menggunakan senjata tajam yang diarahkan kepada pegawai Alfamart.
Ketika berhasil melumpuhkan pegawai Alfamart yang bertugas, kemudian para perampok itu langsung melarikan uang sebesar Rp 63 juta.
Baca Juga: Sering Kecelakaan, Jembatan Subah Tak Kunjung Di Perbaiki
Tidak hanya melarikan uang tunai, para perampok ini juga melarikan rokok dan CPU Komputer, bahkan dengan kejinya mereka memukul dan mencekik korban.
“Pelaku juga sempat memukul wajah dan mencekik leher korban,” ungkap Kepala Polisi Resor Ketapang AKBP Laba Meliala, Senin (17/4/2023).
Laba menjelaskan, aksi perampokan terjadi beberapa saat sebelum minimarket tutup sekitar pukul 22.58 Wib.
Tiba-tiba kedua pelaku datang dan membuka paksa pintu yang belum dikunci itu. Saat itu para pegawai sedang menghitung pembukuan hasil aktifitas minimarket dan mengurus laporan.
Setelah itu para pegawai dipaksa menunjukkan lokasi brankas.
“Kedua pelaku mengancam korban dan meminta kunci brankas,” ucap Lana.
Namun salah satu pelaku berhasil diamankan wargaa, sebab selepas kejadian ini pegawai berteriak minta tolong sehingga mengundang perhatian warga.
"Para pegawai Alfamart sontak berteriak minta tolong ke warga.Salah satu pelaku akhirnya berhasil diamankan warga." katanya
Baca Juga: Hud Filbert Terancam 4 Tahun Penjara Kasus Kosumsi Sabu
Pelaku lainnya berhasil lolos dan masih dalam pengejaran polisi.
Artikel Terkait
Usai Korban Investasi Bodong Teriaki Kapolri Kasus Ini Akhirnya Ditarik ke Bareskrim Mabes Polri
Mabes Polri Tangani Kasus Koperasi NMSI, Berikut Tips Agar Tidak Mudah Terjebak Investasi Bodong
Gasak Rumah Tetangga dan Jaksa, Seorang Maling Dapat Bonus Timah Panas
Lagi Asik Judi, 22 Orang di Singkawang Diciduk Polisi, Ada Lansia
22 Pelaku Judi di Singkawang Diciduk Polisi, Ini Jenis Permainan dan Lokasinya